Category: Seputar Dunia Komputer


URL forwarding adalah membuat “alias” (nama lain) alamat website atau blog kita karena alasan, mungkin diantaranya, bosan, ingin sesuatu yang baru atau ingin orang lain lebih mudah mengenal alamat blog kita. Misalkan nama blog saya saat ini renta.wordpress.com saya ingin namanya diganti menjadi www.rentadwiardhana.co.cc, atau www.namague.co.cc. Nah, ini yang disebut url forwarding.

Banyak provider yang menyediakan jasa url forwarding, tapi dalam contoh ini saya gunakan www.co.cc. Mengapa? Karena domainya simple like this namadomainmu.co.cc, trus mudah registrasinya , dan yang paling penting tidak ada banner yang mengganggu pandangan. Hati-hati biasanya yang kasih gratisan bannernya seabrek dan mengganggu tampilan situs/blog kita. Co.cc ini sampai sejauh ini menurut saya lebih dari Oks.

Mari kembli ke benang merah, bagaimana cara membuat url forwarding:

1. Buka situs www.co.cc

image0011

2. Pilih free personal dan klik start

image0021

3. Masukan nama domain yang akan kita sukai dan cek apakah nama tersebut masih tersedia (avaliable) atau sudah dipakai orang lain (not available). Jika not available silahkan diulangi langkah nomor 3.

image0031

4. Setelah nama domain dinyatakan available, langkah selanjutnya adalah melakukan pengaturan (set up)

5. Klik set up > 3. URL Forwarding selanjutnya akan muncul tampilan sbb

image004

6. Isikan Redirect To (URL): alamat situs yang dituju, Page Title: judul situs, Frame: pilih URL Hiding (hide real address). Keyword: bebas, untuk memudahkan orang lain mencari situs kita

7. Sudah selesai. Nah, untuk masuk ke blog, kita bisa mengetik namablog.wordpress.com tapi bisa dengan www.nama-kamu.co.cc misalnya. Mantab too…?Silahkan dicoba sendiriii…

 

Advertisements

Web lokal bisa digunakan untuk jaringan LAN di rumah, di kampung, di RT atau bahkan jaringan kantor. Kelebihan lokal web:

1. Dari sisi kecepatan, web lokal lebih cepat diakses karena scope jaringan kecil dibandingkan internet yg penggunanya seantero dunia

2. Dari sisi konten, tentunya lebih “pas”. Misalnya web lokal di kantor, data & informasi yg disajikan pasti sesuai dengan kebutuhan user di kantor tsb.

3. Dari sisi storage, jelas kapasitasnya lebih besar (tergantung server kantornya) tapi relatif lebih besar daripada kita hosting di internet. Sudah kapastitas besar, cepat lagi

Setelah mengetahui manfaatnya, berikut cara membuatnya. Secara sederhana langkahnya adalah sbb:

1. Siapkan dan aktifkan server lokal.

2. Siapkan webnya

Menyiapkan dan mengaktifkan server lokal

Untuk mendownload software server lokal banyak di internet, beberapa alternatifnya bisa menggunakan XAMPP, Dongkrak, WAMP dan sebagainya. Untuk contoh ini digunakan WAMP sebagai lokal server. Langkah2nya:

1. Download WAMP di http://www.wampserver.com/en/download.php

2. Install WAMP di komputer

3. Ikuti instruksi yang ada, dalam gambar di atas selanjutnya ketik NEXT

image003

4. Tentukan folder untuk menyimpan file WAMP, dalam contoh di atas adalah c:\wamp, folder ini bisa dirubah misalnya di folder server kita.

5. Setelah instalasi sukses, akan muncul icon di pojok kanan bawah dan jika diklik kiri akan muncul menu seperti gambar berikut

image005

6. Nah, instalasi selesai. Tapi dicek lagi apakah webserver telah aktif. Caranya klik localhost, dan akan muncul halaman utama WAMPServer yang artinya web server telah aktif.

image007

Sampai disini langkah pertama telah selesai yaitu “menyiapkan dan mengaktifkan server lokal”

Langkah selanjutnya, Menyiapkan web lokal.

Anggap web yang akan kita posting ke server sudah jadi, dengan tampilan kurang lebih seperti ini (ini hanya contoh saja ya..silahkan berkreasi sendiri):

image011

Langkah selanjutnya adalah memposting atau menyimpan semua materi-materi web (index.php, gambar, musik dsb) ke folder c:\wamp\www (selanjutnya folder ini sebagai “tempat” menyimpan web kita).

image012

Dalam gambar di atas terlihat ada folder wordpress, phpBB3 dan joomla. Kenapa ada wordpress ya?

Hehe, sebetulnya saya kurang pandai membuat situs, jadi diinstall saja wordpress versi off line alias versi lokal. Tampilannya persis seperti wordpress yang di internet.Persis sisss……

Hehe…Ingin tau juga cara buat wordpress offline???? :))